Mengenal Sekilas Baterai LifePO4

 

LiFePO4 original

Temen-temen sudah tahu belum berita teknologi terhangat soal baterai Lithium Iron Phosphate (alias LFP atau LiFePO4) lagi rame nih setelah debat calon wakil presiden beberapa waktu lalu. Ini baterai jenis lithium-ion yang punya keamanan ekstra, energinya kenceng banget, dan tahan lama lagi!

Katanya sih, baterai LFP ini udah mulai jadi bahan pembicaraan sejak era 90-an. Harganya juga udah lebih terjangkau sekarang, jadi banyak konsumen bisa ngerasain teknologi canggih ini di perangkat bertenaga baterai mereka.

LFP punya keunggulan banget dibanding baterai Li-ion lainnya. Misalnya, lebih aman dari risiko kebakaran dan panas berlebih. Dan yang paling asik, baterai ini bebas dari bahan-bahan yang kurang etis, jadi pilihan favorit buat banyak aplikasi penyimpanan energi.

Tapi ya, seperti manusia, baterai LFP juga punya sisi jahatnya. Meskipun aman dan tahan lama, harganya bisa bikin dompet jebol. Terus, efisiensinya agak menurun pas suhu lagi ekstrim, dan tegangannya juga lebih rendah dibanding yang lain.

Di pasar China, baterai LFP udah jadi primadona di mobil listrik. Tapi di Amerika Utara, baru mulai nih merambah.

Baca di Forbes, hampir semua mobil listrik di sana pake baterai lithium-ion dengan kandungan nikel-kobalt. Meskipun harganya mahal, tapi ini jadi yang paling oke buat jangkauan, daya, dan ukuran.

Tapi ceritanya harga nikel dan kobalt naik gila-gilaan gara-gara konflik Ukraina sama Rusia. Dan ini bikin baterai yang pake bahan-bahan itu jadi lebih berisiko kebakaran.

Nah, baterai LFP ini beda. Dia gak punya oksigen, jadi kalo ada masalah, gak bakal kebakar kayak baterai nikel. Jadi, lebih aman lah pokoknya.

Eh, tapi ya, ada trade-off juga. Kekadang kepadatan energinya lebih rendah. Tapi tenang, ini masih bisa tahan lama dan gak gampang rusak, loh!

Di Eropa, permintaan baterai LFP diprediksi bakal terus naik. Tapi kebanyakan masih dari pemasok luar Eropa. Makanya, dua perusahaan di Jerman lagi nyoba nih buat bikin baterai LFP yang lebih oke lagi. Biar bisa dapet energi lebih banyak, pengisian lebih cepat, dan lebih awet.

Makin banyak mobil pake baterai LFP, terutama yang modelnya volumetrik. Dibanding baterai yang lain, ini bisa hemat biaya hingga 50 persen dan lebih aman. Jadi, makin sering pake baterai ini, makin hemat dan aman deh kita!

S

Nah, dengerin deh, gosip hangat soal baterai Lithium Iron Phosphate (alias LFP atau LiFePO4) lagi rame nih setelah debat calon wakil presiden beberapa waktu lalu. Ini baterai jenis lithium-ion yang punya keamanan ekstra, energinya kenceng banget, dan tahan lama lagi!

Katanya sih, baterai LFP ini udah mulai jadi bahan pembicaraan sejak era 90-an. Harganya juga udah lebih terjangkau sekarang, jadi banyak konsumen bisa ngerasain teknologi canggih ini di perangkat bertenaga baterai mereka.

LFP punya keunggulan banget dibanding baterai Li-ion lainnya. Misalnya, lebih aman dari risiko kebakaran dan panas berlebih. Dan yang paling asik, baterai ini bebas dari bahan-bahan yang kurang etis, jadi pilihan favorit buat banyak aplikasi penyimpanan energi.

Tapi ya, seperti manusia, baterai LFP juga punya sisi jahatnya. Meskipun aman dan tahan lama, harganya bisa bikin dompet jebol. Terus, efisiensinya agak menurun pas suhu lagi ekstrim, dan tegangannya juga lebih rendah dibanding yang lain.

Di pasar China, baterai LFP udah jadi primadona di mobil listrik. Tapi di Amerika Utara, baru mulai nih merambah.

Baca di Forbes, hampir semua mobil listrik di sana pake baterai lithium-ion dengan kandungan nikel-kobalt. Meskipun harganya mahal, tapi ini jadi yang paling oke buat jangkauan, daya, dan ukuran.

Tapi ceritanya harga nikel dan kobalt naik gila-gilaan gara-gara konflik Ukraina sama Rusia. Dan ini bikin baterai yang pake bahan-bahan itu jadi lebih berisiko kebakaran.

Nah, baterai LFP ini beda. Dia gak punya oksigen, jadi kalo ada masalah, gak bakal kebakar kayak baterai nikel. Jadi, lebih aman lah pokoknya.

Eh, tapi ya, ada trade-off juga. Kekadang kepadatan energinya lebih rendah. Tapi tenang, ini masih bisa tahan lama dan gak gampang rusak, loh!

Di Eropa, permintaan baterai LFP diprediksi bakal terus naik. Tapi kebanyakan masih dari pemasok luar Eropa. Makanya, dua perusahaan di Jerman lagi nyoba nih buat bikin baterai LFP yang lebih oke lagi. Biar bisa dapet energi lebih banyak, pengisian lebih cepat, dan lebih awet.

Makin banyak mobil pake baterai LFP, terutama yang modelnya volumetrik. Dibanding baterai yang lain, ini bisa hemat biaya hingga 50 persen dan lebih aman. Jadi, makin sering pake baterai ini, makin hemat dan aman deh kita!

 

Dhira

Hi,

Posting Komentar

To Top